Baca boleh ! Boleh Baca ! | |
Seperti marsinah yang baru saja terlahir kembali, kamu menafikan semuanya, hingga semua terbangun, bergerak dan kembali berjuang, aku malu melihatmu, aku malu melihatmu berlari , bercengkrama kembali, menata tatanan yang sudah di tata, membangunkan mereka yang masih tertidur, menyadarkan mereka yang lupa, aku iri , aku iri melihatmu mencaci kesana kemari, memukul sekumpulan kotoran di dahi, aku ingin seperti mu, meraba semua , merasakan semua, meminta jika harus meminta, memberi jika harus memberi, sampai membunuh jika harus membunuh, sekali lagi wesi aku ingin sepertimu, jika tidak ijinkan aku selalu bersama otak dan kelakuanmu .. aku mau !!!
Seperti nisan yang menghiasi kuburmu aku hanya bisa terdiam tertunduk menerawang ke belantara masa yang pernah di lalui dulu! waktu itu, kita masih belajar bersama bertanya bersama, berpikir bersama, bersama sama melangkah , walapun tak selalu searah dulu ! waktu itu, kita sama sama menyatukan semangat membabi buta kesana kemari merubuhkan pagar yang kokoh berdiri menangkis semua peluru sampai akhirnya kita bernyanyi, menari di atas darah karena kemungkaran musnah kini! yang bukan dulu , aku tinggal sendiri kamu tinggal bayangan diantara belantara masa lalu yang ku ingat ketika kutertunduk malu di atas nisanmu yang kini masih berjalan yang kini masih berharap seperti katamu , aku takan pernah tunduk oleh apapun! kecuali di hadapan nisanmu,! Untuk bala tentara yang berperang tanpa moncong senjata saya tunggu kembali hari dimana kita bisa merobohkan dan mengusai peradaban!!!
Mencari cahaya DAlam ruang gulita meraba kanan dan kiri membelah jalan di depan menuju kamu keabadian

Saya bisa melihatmu dengan banyak mata saya bisa merabamu dengan banyak tangan saya bisa berbicara kepadamu dengan banyak suara saya bisa memukulmu dengan banyak tinju semua nya saya bisa kalau hanya untukmu wahai hidupku ,saya bisa!!
sambil mendengarkan sepercik air deddy stanzah
dee pernah berkata " kalau dunia itu neraka buat kita ,maka birkan kita terpanggang di dalamnya "
maka pantaskah kita meniduri siang dan malam jika hanya untuk menikmatinya, atau kita terpesona melihat indahnya aura kasih bermain cinta lalu masuk ruang privacy, sangatlah bodoh menerima kenyataan yang hanya di buat dalam rekaan penerjemaah alkitab palsu, sehingga sangat samar melihat mana yang asli dan mana yang palsu, tapi sudahlah sepertinya kita harus membasahi muka ini dengan ribuan darah donor yang tersimpan agar bisa kita lihat kembali cahaya untuk bisa menikmati hidup seperti senggama areil dan luna maya atapun tomy soeharto yang sekarang bisa bernyanyi bento.. saatnya menikmati sajian di penghujung senja ..... mari menikmati hidup
Mungkin saja siang ini kita bisa kembali berututr kata yang baik sebaik george bush menyampaikan pidatonya di depan bala tentara untuk menginvasi irak, atau mungkin juga siang ini kita bisa berpikir yang bagus sebagus model sepatu nike yang masuk hingga pedalaman suku di kalimantan atau mungkin juga kita siang ini kita bisa bermain cinta sehebat mata uang euro memupuskan luka georgia, ..tapi lantas apa yang kita akan nikamati kalau semuanya itu hanya keseragaman sehingga angka kapital hanya milik mereka, memuakan sangat!!
" Saya sudah di depan " sebuah pesan singkat ( sms ) masuk ke hpku, akupun bergegas pergi ke depan, ternyata wesi telah menunggu di depan, tepatnya di sebuah jembatan, " sudah lama menunggu " tanyaku padanya , " gak baru saja, sekalin saya janjian ketemu teman saya di sini juga, !" kami pun mencari tempat untuk menunggu akhirnya kami memilih jembatan sebagai alas kita untuk berbincang dan menunggu kedatangan temanya, dia bercerita tentang seorang temanya yang bernama senja seorang perempuan cantik yang baru saja kelar membereskan studinya di universitas kebangsaan malaysia seorang perempuan yang sangat begitu mengenal wesi, yah aku pun berharap dapat bertemu denganya agar sedikit demi sedikit dapat mencari tau sosok wesi, di sela-sela perbincangan kami sebuah pesan singkat masuk ke hp nya wesi " wes aku dah nyampe terminal cianjur gwa pake bus, jadi gwa naik angkutan apa? " wesi pun menjawab dengan sangat singkat . " 05A saya tunggu di tempat kita ketemu 2 tahun yang lalu" wesi dan senja mereka bersahabat saat mereka sama sama duduk di kelas 2 SMA dari saat itu mereka sering sama sama pergi ke sebuah tempat yang beradadi daerah pegunungan gede hanya untuk sekedar membaca sajak untuk alam ini sambil menghabiskan malam dengan beberapa botol bir, pertemanan mereka tak terjaga oleh jarak dan waktu ketika senja memilih meneruskan kuliahnya ke Malaysia, hingga saat ini ketika senja baru saja datang dia memilih untuk bertemu wesi terlebih dahulu, akhirnya sosok perempuan yang menurutku tidak banyak beda dengan wesi dari apaun kecuali logat berbahasa yang agak kemelayu melayuan hadir di depan kami, " hey saya datang huhuhu " seperti biasa tanpa bentuk emosi dan mimik muka wesi menjawab " ja ini kenalin adi " kami berbincang di jembatan itu agak lama hingga akhirnya meminta wesi untuk mengunjungi tempat yang biasa mereka kunjungi, " kaki pegunungan gede " tapi dengan ajakan itu muka wesi langsung berubah ia tertunduk terlihat sangat lemas saya gak tau apa yang terjadi pada wesi , saya hanya terdiam, sedangkan senja ia langsung duduk di samping wesi sambil membakar kembali rokonya dan berkata sangat pelan kepada wesi " bahagilah kita wes yang masih mempunyai nafsu, bahagilah mereka wes yang menjadi panutan umat karena bisa mempermainkan nafsu , berbahagilah kita ini yang masih bisa menjelma menikmati hidup ini " dengan sangat pelan pun wesi menjawab, " ia nja saya cuman berpikir tentang beberapa tahun kedepan apakah kelestarian hidup itu masih ada ? kalau kelestarian alam ini sudah habis karena bangunan vila karena kemajuan dan nafsu apakah kelestarian hidup pun akan musnah oleh kemajuan dan nasfu?"
makanya lo ganti, anjiiing...!!!!!! kalo gak lo ganti, gua delete account MP lo.. ( di tulis oleh seseorang entah kapan ..)
sssst ada yang nyuruh ganti pasword ..tapi marah marah.. aduh aduh
jd buat teman - tema apabila mp sayah gak berpungsi kembali maafkanlah huhuh

Hak HIDUP Adalah hak Azasi manusia Hapuskan hukuman mati !!!
Ini irisan yang kubuat takkan kubiarkan ini berubah tapi pasti kuselesaikan ini masalah yang ku minta setelah aku berbuat dosa jasad ini akan menebusnya!!!!
Sore ini datang kepadaku 4 orang manusia yang berbadan tegap Sore ini datang kepadaku 4 orang manusia yang memakai lars sore ini aku merasa silau melihat baret yang kalian pakai sore ini aku sangat tergangu dengan manusia yang bangga dengan moncong senjata sore ini aku mengutuk semua yang berbau intimidasi manusia berbadan tegap, manusia yang memakai lars, para moncong senjata , dan ahli intimidasi, mohon maaf saya tidak akan pernah tunduk oleh itu semua... saya sedih sore ini melihat para penjaga teritori bangsa ini hanya menjadi alat untuk menakuti rakyatnya apakah masalah baru beres kalau ada rasa takut apakah masalah akan selalu usai bila tentara yang urus apakah kalian tidak malu memasang wajah itu di mukaku!! semoga cepata tersadarkan semoga kita bisa bertemu kembali dan bisa berkata tanpa ..moncong dan angkuh saya tunggu.... semoga tuhan memaafkan kalian
Ia baru saja mati sudah biarkan ia disana tak perlu kafan ataupun nisan bukankah seharusnya begitu sekarang dia telah tiada tapi sayang ini baru kata kata
semoga cepat mati...
rest in peace kemiskinan ....kapan.kapan sekali lagi kapan..???
 | Lapar | Aug 30, '08 1:24 AM for everyone |
Wangi itu muncul kembali diantara angin yang berhembus menusuk hidung, aku masih hapal benar bau apa itu, bau dari darah terbakar, bau dari mesiu, juga bau dari rintihan tangis warga yang terkapar, tapi dimana asal itu? bukankah perang sudah usai, sudah lama sekali tak kudengar dentuman meriam setelah bendera putih berkibar, sekarang aku ragu terhadap penciumanku, ya aku sangat ragu..tapi tidak untuk rintihan rintihan yang masih saja kudengar begitu dekat..begitu hingar dan mereka berteriak LAPAR
Tidak hanya mulut yang bisa mengeluarkan bisa ataupun harimau yang menerkam mangsa, ini sajian adiksi menjadi turbulance untuk memaksa meludah diantara maki yang terbungkus emosi ini tertumpah diantara seribu batu yang pura pura menjadi batu...tak perlu diagnosa ala dokter para koruptor yang selalu memberikan kata sakit utnuk para terdakwa ataupun para polantas yang memberikan undang - undang pelanggaran.. yang saya minta hanya sebuah kalimat caci maki..........
dan sang BABI pun pergi dan diam !!!!!
ARGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGG SAYA BNAR BENAR MARAH ARGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH MARAH SAYA BENAR -BENAR ARGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGG ANJING, TAI , BABI ARGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGG MATILAH KALIAN DENGAN KEYAKINAN BATU KALIAN
Parodi -parodi mutualisme baru yang tergambar ini hanyalah sebagai penenang bagi mereka yang masih saja bersujud dan berkata -kata melampaui sisifus yang hingga saat ini masih bergulat dengan pikiranya tentang sang batu yang berguling ataupun kepada albert camus yang kian hari kian menjadi barang yang begitu memuakan untuk diceritakan, sehingga kutukan kutukan para pemegang gadai nagari berubah menjadi doa -doa yang di katakan para pengkotbah yang hanya mau berkotbah jika tarif sesuai dengan mantra yang akan dia ceritakan. inilah barang baru selaian produk dagang cocacola yang menembus hingga benua afrika sehingga mengalahkan keringanya dahaga suku- suku yang masih saja berperang untuk mutualisme yang mereka rancang, sehingga pilihan Rusia membabibuta di Georgia bukanalah alasan untuk memperlebar kekuasaan , dan sedikit membuat Obama terus menerus memperpanjang akan kemenanganya menjadi pemegang Amerika setelah berperang melawan pancho pitta yang saat ini telah menjadi barang aneh di bagian meksiko dan menjadikan bush menjadi salah satunya raja agung yang membawa berkah bagi umat manusia diseluruh jagat raya, bukan dengan invasi ala iraq tapi dengan invasi baru yaitu parodi - parodi mutualisme...
Senjakala diantara memori pagi kawali yang membentang di kawasan para leluhur yang membatu menjadi alasan kami menapaki kembali alur yang harus kami dengar dalam cerita ataupun kami ingat dalam suasana, kami menapaki tanah yang dulu bertahta , kami bernapas di udara para raja dan kami terdiam meliahat bagaimana singgasana itu kami fantasikan di dalam ruang akal kami yang juga sedikit membatu ketika melihat bagaimana serpihan- serpihan itu diam ..tak mampu memberitahu bagaimana kokohnya serpihan itu sehingga para pemuka sejarah sangat memujanya seperti layaknya kita memuja idola , saya hanya bisa mempaku dan mencoba menusuk ulu hati ketika mendengar bagaimana cerita para pelantun bergema meraksuk memasuki aliran darah dan menjadikan nya sebauah catatan dalam hati tentang sebuah fantasi yang saya buat dalam batu yang ada, dalam udra yang terdiam dan dalam setiap langkah yang menuju persembahan untuk kembali di nobatkan sebagai penerus peradaban ini, sejarah menurutku bukanlah hanya sebatas untuk di peringati, sejarah menurutku tidak juga hanya sebatas untuk dicari siapa ini dan siapa itu, sejarah menurutku bagian peradaban yang memiliki ruh untuk dijadikan pedoman untuk melampaui peradaban yang akan terjadi, semoga saja kembali terkuat apa itu sejarah yang sesungguhnya dapat menjadikan sejarah...karena peradaban akan selalu berganti warna..semoaga warna dasar akan kita dapatkan sebagai entitas kita menuju sebauah peradaban baru..semoga dan semoga
undur jaman datang jaman, saban jaman mawa lalakon. Lilana saban jaman, sarua jeung waktu nu nyukma, ngusumah eujeung nitis, laju nitis dipinda sukma. ( kutip wangsit prabu siliwangi )
NYALAKAN
LEMPARKAN HANCURKAN!!!
Bensin kain dan botol kecap!!!
untuk para brigade molotov yang pernah berada di garis depan, mari kembali membakar keyakinan kita !!!
pic nyatut dr http://www.websophist.com/Molotov_CocktailM.gif
Akkkkrrrrgggghhh ternyata nyali seorang pemberani seperti tokoh dalam cerita para hero di televisi itu tidak lebih dan tidak hebat seperti sajian kopi di pagi hari sebagai pengahantar aku pergi ke kamar mandi...yaha..hahaha puh..jika hanya bisa memamerkan bagaimana jasad yang kuat, kehormatan yang kuat dan materi yang membikin ribuan jasad tertunduk dan memuja..yekss.sedikitpun tak membuat dada ini begetar apalagi memecah amarah yang telah di bakar di dalam kepala yang terus menerus mempertanyakan bentuk penghormatan tatkala hujaman itu menusuk untuk memberi ruang kepada merah nya darah memberi warna kepada jasad ini..itu hanya membuat saya bergumam di malam hari sembari memaki caci tokoh pemberani di dalam tv sehingga dengan gampang kumatikan hanya memencet tombol yang berwarna beda diantara tombol yang ada...yah tombol berwarna merah Dan bernama bakar amarah...!!!!
Mari membakar amarah terhadap apapaun yang di lakukan dengan mulut terkunci, tangan sembunyi, dan hati yang tidak berkata kepada hati ,,,,
akhhhh modar siah anjinggggggggg
Eeeeitss..huhuh kurikulum mana lagi yang akan kau benamkan dalam jasad ini?? di dalam dengkul kah atau di dalam mata kah? cukup dan hapuslah itu agar kenakalan kita tentang bagaimana bermain cinta di dalam gelap bisa kita lakukan sehingga kau bisa tau dimana letak hati itu dan dimana letak rasa itu..sekarang padamkanlah dan rasakan bagimana aku merabamu dari hati ke rasa, dan ingatlah kalau itu benar benar aku....aku ini nyata..aku ini ada dan kamu adalah cermin di dalam ruang yang gelap itu...
| |