Akkkkrrrrgggghhh ternyata nyali seorang pemberani seperti tokoh dalam cerita para hero di televisi itu tidak lebih dan tidak hebat seperti sajian kopi di pagi hari sebagai pengahantar aku pergi ke kamar mandi...yaha..hahaha puh..jika hanya bisa memamerkan bagaimana jasad yang kuat, kehormatan yang kuat dan materi yang membikin ribuan jasad tertunduk dan memuja..yekss.sedikitpun tak membuat dada ini begetar apalagi memecah amarah yang telah di bakar di dalam kepala yang terus menerus mempertanyakan bentuk penghormatan tatkala hujaman itu menusuk untuk memberi ruang kepada merah nya darah memberi warna kepada jasad ini..itu hanya membuat saya bergumam di malam hari sembari memaki caci tokoh pemberani di dalam tv sehingga dengan gampang kumatikan hanya memencet tombol yang berwarna beda diantara tombol yang ada...yah tombol berwarna merah Dan bernama bakar amarah...!!!!
Mari membakar amarah terhadap apapaun yang di lakukan dengan mulut terkunci, tangan sembunyi, dan hati yang tidak berkata kepada hati ,,,,
akhhhh modar siah anjinggggggggg